Menikah adalah salah satu momen dalam hidup, di mana kedua insan yang akan dipersatukan memiliki tekad serius untuk hidup bersama. Menikah juga menjadi salah satu momen berharga dalam hidup sebagai bukti bahwa seseorang telah menemukan seseorang lain yang dirasa adalah cinta sejatinya.  Oleh karena itu, setiap orangtua selalu memastikan bahwa anaknya menikah dengan orang yang tepat.

Pada berbagai kasus, banyak orangtua yang meragukan pilihan anaknya. Mereka memiliki pertimbangan dan pandangan sendiri tentang pasangan terbaik untuk anak mereka. Banyak orangtua yang berharap bahwa pasangan anaknya kelak adalah orang yang  mapan dari segi ekonomi. Ini biasanya diukur dari pekerjaan dan penghasilannya.

Orangtua juga ingin anaknya menikah dengan orang yang baik dalam pandangan masyarakat. Calon menantu yang memiliki tato, misalnya, sering dianggap sebagai pasangan yang kurang baik. Maka dari itu, tugasmu sebagai calon menantu adalah meyakinkan calon mertua bahwa kamu adalah pasangan yang tepat untuk anak mereka. Kamu dapat melakukan hal-hal ini:

 

1. Yakinkan diri dan pasangan terlebih dahulu

Sebelum kamu berbicara serius dengan calon mertua, yakinkan dirimu bahwa kamu ingin menjalin hubungan serius dengan pasanganmu. Sebaliknya, yakinkan pula pasanganmu bahwa ia juga memiliki komitmen untuuk hidup dan berjuang bersama denganmu. Jangan sampai apa yang kamu lakukan menjadi sia-sia karena kau sendiri atau pasanganmu masih ragu untuk menjalin hubungan.

 

2. Memberanikan diri untuk berbicara dan meminta restu calon mertua

Jika Kamu memang ingin membawa hubunganmu dengan pasanganmu ke level selanjutnya, hal yang kamu butuhkan adalah perjuangan dan keseriusan. Kamu harus berbicara secara terbuka untuk memita restu sang calon mertua. Lakukanlah interaksi sesering mungkin dengan mereka, karena menikah bukanlah mendekatkan hubungan antara seorang perempuan dengan laki-laki, tetapi sebuah keluarga dengan keluarga yang lain. Hindari menghindar dari keluarga pasanganmu ketika menurutmu respon mereka tidak sebaik yang kau bayangkan. Itu hanya akan membuat hubunganmu semakin suram dan kamu sulit mendapat restu.

 

3. Perlihatkan bahwa hubungan kalian mengarah pada hal-hal positif

Orangtua pasti ingin melihat anaknya bahagia bersama orang yang menurut mereka baik. Maka dari itu, kamu harus menunjukkan bahwa kamu akan menjadi pasangan hidup terbaik baik anak mereka. Kamu harus mampu membuktikan bahwa kamu dan pasanganmu sedang menjalin hubungan yang serius, yaitu hubungan yang akan berakhir pada pernikahan. Kamu juga harus bisa menunjukkan bahwa hubungan tersebut dapat mengubah kalian menjadi pribadi yang lebih baik. Misal, adanya rencana untuk membangun rumah tangga dan membuka usaha bersama dapat membuat kalian semakin giat bekerja untuk mencapai impian tersebut.

 

4. Berpenampilan rapi

Siapapun pasti senang melihat orang yang berpenampilan rapi, apalagi jika orang tersebut akan menjadi pendamping hidup anak mereka.  Hindari berpenampilan acak-acakan saat bertemu dengan calon mertua. Tampillah seadanya dan bukan hanya karena pencitraan. Kamu harus mulai memperhatikan cara berpakaian, gaya rambut, aksesoris yang kamu gunakan, aroma badan, dan hal-hal lain yang membuat orang lain nyaman berada di dekatmu.

 

5. Menjawab semua pertanyaan calon mertua sewajarnya, bukan karena pencitraan

Saat calon mertua menanyakanmu banyak hal, mulai dari hal-hal yang berhubungan dengan dirimu dan keseharianmu, sejauh mana hubunganmu dan pasangan, bahkan bagaimana rencana kalian ke depan, kamu harus menjawab dengan mantap, tidak ragu, namun tetap dengan jawaban jujur. Ini menunjukkan bahwa kamu memang ingin serius menjalin hubungan dan telah yakin dengan rencana-rencana yang telah kalian susun ke depannya.

 

6. Jika kamu merasa bahwa calon mertua tidak terlalu menyukaimu, cari tahulah penyebabnya

Calon mertua pasti memiliki alasan mengapa mereka tidak menyetujui hubunganmu dengan anak mereka. Bagaimanapun juga, orangtua selalu menginginkan hal yang terbaik untuk anak mereka dan mungkin mereka masih melihat ada kekurangan besar di dirimu. Tugasmu adalah mencari tahu alasan tersebut, sehingga kamu dan pasanganmu dapat mencari solusi bersama agar hubungan tetap mendapat restu.

 

7. Minta bantuan pasangan untuk berbicara dengan orangtua

Kamu harus mengingat bahwa dalam sebuah hubungan, kamu tidak berusaha sendiri demi kebaikan hubungan tersebut. Jadi, mintalah pasanganmu untuk berbicara dan meyakinkan orangtuanya bahwa kamu adalah pilihan yang tepat sebagai teman hidupnya.

Jika calon mertua tidak setuju karena kamu dianggap kurang dari segi ekonomi, pastikan pasanganmu mengatakan bahwa kalian sedang dan akan berjuang bersama untuk kebaikan bersama.  Namun, kamu juga harus memastikan bahwa kamu benar-benar ingin berjuang bersama pasanganmu untuk memenuhi kebutuhan finansial tersebut. Kalian harus bisa menunjukkan bahwa kalian bukanlah pasangan yang menjalin hubungan hanya karena sedang dimabuk cinta.

Written by wemary

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *