Image: @xhdrx on Instagram

Image: @xhdrx on Instagram

Setiap agama memiliki ajaran atau aturan yang berbeda berkaitan dengan tata cara persiapan pernikahan. Setelah sebelumnya Wemary membahas tentang tata cara persiapan pernikahan dalam agama Kristen Protestan dan Katolik, maka kali ini Wemary akan membahas tentang tata cara persiapan pernikahan dalam agama Islam.

 

Shalat Istikharah

Saat kamu sudah yakin tentang bagaimana calon pasangan hidupmu, sebaiknya kamu melakukan Shalat Istikharah terlebih dahulu. Shalat Istikharah dimaksudkan agar hatimu diberi kemantapan oleh Allah SWT dalam mengambil keputusan. Shalat Istikharah sebenarnya tidak hanya dapat dilakukan untuk kepentingan mencari jodoh, tetapi juga saat kamu merasa bimbang akan sesuatu dan bingung mengambil keputusan.

 

Khitbah

Khitbah atau peminangan ialah tahap persiapan pernikahan di mana keluarga laki-laki datang dan melamar perempuan yang akan dinikahi nantinya. Hal ini dimaksudkan untuk menegaskan bahwa sang perempuan telah resmi menjadi calon istri  dari pria yang melamar.

 

nb

Aqad

  • Ijab qabul

Ijab berarti mengemukakan persetujuan, dan qabul berarti menerima. Dalam pernikahan, Ijab qabul berarti acara di mana ayah dari mempelai wanita mengemukakan persetujuannya untuk menikahkan putrinya dengan mempelai pria.

 

  • Mahar

Dalam hal ini, laki-laki menyerahkan mahar atau mas kawin kepada wanita. Inilah salah satu cara Islam memuliakan wanita.  Besaran mahar tidak ditetapkan oleh agama, namun besaran tersebut harus sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak dan sesuai dengan kemampuan ekonomi mempelai laki-laki.

 

  • Wali

Dalam ajaran Islam, wali yang mendapat prioritas pertama di antara semua wali yang ada dalam pernikahan adalah ayah dari mempelai wanita. Jika ayah mempelai wanita tidak ada, maka digantikan oleh kakek mempelai wanita, kemudian saudara laki-laki kandungnya, saudara laki-laki seayah, kemudian anak dari saudara laki-laki. Setelah itu, posisi wali bisa diberikan kepada kerabat dekat lainnya atau hakim.

 

  • Saksi-saksi

Dalam pernikahan agama Islam, maka pihak yang menikah harus menghadirkan 2 saksi agar pernikahan tersebut sah.

 

 

 

 

 

Written by wemary

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *