social-media-menggantikan-keakraban-orang-tua-dengan-anaknya

Sobat ada yang merupakan pengguna twitter? Pasti ada lah ya. Tak kurang ada 20 juta orang di Indonesia yang aktif menggunakan situs jejaring sosial ini. Twitter menduduki kedua posisi setelah facebook sebagai situs jejaring sosial yang banyak digunakan. Sejak kemunculannya, twitter sudah membuat banyak perubahan. Perubahan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah mulai munculnya generasi nunduk (orang yang nunduk sambil memainkan gadget mereka dengan asik).

Fenomena seperti ini yang memunculkan kegelisahan bagi para peneliti. Rachel DeAlto melakukan sebuah penelitian untuk menghubungkan antara intensitas penggunaan twitter dan keharmonisan rumah tangga. Terdengar aneh ya.

Rachel DeAlto melakukan penelitian terhadap 600 orang. Dengan rentang usia mereka antara 18 tahun hingga 67 tahun. Para peserta disuruh untuk menjawab berbagai pertanyaan seperti seberapa sering mereka masuk (logged-on), kapan saat twitter menyebabkan konflik dan lain sebagainya.

Hasil dari penelitian tersebut mencengangkan. Rachel DeAlto menemukan bahwa semakin sering sobat menggunakan media sosial (dalam hal ini twitter) semakin besar kemungkinan untuk menyebabkan keretakan hubungan. Jika sobat sangat aktif menggunakan media sosial akan ada kemungkinan untuk kurang perhatian terhadap pasangan.  Entah itu saat melakukan tweet, retweet, reply dan atau memberi favorite pada sebuah tweet akan berdampak terhadap hubungan sobat di kehidupan nyata.

Penelitian ini sama sekali tidak menghalangi sobat untuk menggunakan media sosial. Namun penelitian ini hanya mengingatkan bahwa jika terlalu sering (over-use) itu akan berdampak buruk. Ada beberapa tips dari peneliti agar sosial media tidak mengganggu keharmonisan hubungan.

  1. Simpan gadget sobat ketika sedang bersama. Tunjukan bahwa sobat memberikan perhatian penuh kepada pasangan sobat, bukan kepada linimasa (timeline) twitter.
  2. Jangan menggunakan twitter sebagai sarana untuk ‘curhat’ tentang masalah pribadi sobat. Biarkan masalah sobat dan pasangan hanya berdua yang tahu. Followers sobat tidak perlu tahu masalah pribadi sobat.
  3. Jangan ‘genit’ sama orang lain di media sosial. Hal ini akan mengakibatkan kecemburuan.
  4. Gunakan sosial media sebagai alat untuk memuji pasangan sobat. Sobat bisa berbagi ke followers sobat mengenai pekerjaan pasangan sobat atau prestasi pasangan sobat. Buat pasangan sobat merasa dirinya sangat dihargai. Sehingga dia akan merasa amazed.

 

 

Artikel ini terinspirasi dari sebuah artikel di Brides.com
Sumber foto: vemale.com

Written by wemary

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>